Ketua Harian LAM Riau Lantik Pengurus HMM Riau

0Shares

HALAMANINDONESIA.COM, PEKANBARU – Ketua Harian LAM Riau Datuk Sri Syahril Abu Bakar Lantik Pengurus Himpunan Mahasiswa Melayu Riau masa periode 2021-2026  di Balai Adat LAM Riau yang sangat ketat dalam mematuhi Protkes Covid-19. Selasa (27/04/2021) sore.

Turut hadir, Gubernur Riau yang diwakili oleh Asisten I Setda Provinsi Riau Jendri S Ginting, Ketua Harian LAM Riau Datuk Sri Syahril Abu Bakar, Karo Administrasi Pimpinan (Adpim) Provinsi Riau Al-Zuhra, Kadis Kebudayaan Provinsi Riau Yoserizal, Ustadz Syafrudin Saleh selaku penceramah, Ketua HMM dan seluruh Pengurus HMM Riau dan undangan lainnya.

Kegiatan ini bertema “Mewujudkan Mahasiswa Melayu Riau Sebagai Ujung Tombak Pelestari Adat Istiadat Budaya Melayu Riau”.

Ketua Harian LAM Riau Datuk Sri Syahril Abu Bakar, menyampaikan selamat datang kepada Gubernur Riau yang diwakili oleh Asisten I Setda Provinsi Riau Jendri S Ginting di Balai Adat LAM Riau, ini adalah organisasi yang lama yang betul-betul kita persiapkan, hampir dua tahun, karena dilanda pandemi Covid-19. Himpunan Mahasiswa Melayu Riau ini adalah sebagai pewaris kita pada masa depan, mudah-mudahan organisasi ini bisa berjalan dengan baik, karena sudah 51 tahun umur LAM Riau ini, baru hari ini telah lahir suatu Himpunan Mahasiswa Melayu yang ada di negeri melayu ini.

Ini suatu yang sangat luar biasa pada era lahir HMM Riau.

≡Menu

Syahril Abu Bakar, HMM Riau Mewujudkan Pelestarian Adat Istiadat Budaya Melayu Riau

Syahril Abu Bakar, HMM Riau
Mewujudkan Pelestarian Adat Istiadat Budaya Melayu Riau.

Ketua Harian LAMR, Syahril Abu Bakar juga menjelaskan ” Menghimpun anak anak kita generasi muda, Saat ini sedang menempuh pendidikan tinggi sebagai mahasiswa, Tentu beliau ini asset kita ke depan, Untuk menjadi pemimpin dinegri kita ini dan negara yang kita cintai”

Mereka dari awal harus memahami dan dibekali adat budaya melayu, karena ke depan tantangan bertambah berat, jadi identitas melayu itu kita tanamkan sedini mungkin, Artinya mereka sebagai inlektual, Nanti ke depan mungkin mereka yang memimpin negri ini.

Harapan Ketua Harian LAMR, Syahril Abu Bakar, HMMR ini segera menyusun program ke depan, membangun silidaritas , bersimpati, Kita tidak usah membicarakan puak puak mana, ini mahasiswa riau, Punya tanggung jawab besar terhadap negri ini ke depan, Mereka harus mempersiapkan diri dengan program program untuk meningkatkan kompetensi, Ketika mereka masuk kedunia kerja dan usaha mereka udah siap, secara fisik, mental, Menguasai teknologi terkini mereka juga menguasai adat istiadat, dan ini merupakan sayap dari LAMR, Papar Syahril

Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau Jenri Salmon Ginting mengajak Himpunan Mahasiswa Melayu Riau untuk bersinergi dan membangkitkan kebersamaan agar meningkatkan eksistensi keberadaan adat budaya melayu Riau di masa mendatang.

“Mari kita bersinergi dalam mewujudkan pembangunan masyarakat melayu yang bermarwah, bermartabat dengan jati diri yang kuat,” ujarnya saat menghadiri pelantikan Himpunan Mahasiswa Melayu Riau di Balai Lembaga Adat Melayu Riau.

Jenri mengungkapkan bahwa pemerintah provinsi Riau akan siap mendukung dan menyukseskan kegiatan mahasiswa melayu Riau dalam memperjuangkan dalam mengangkat jati diri adat istiadat serta kebudayaan melayu Riau baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Kita (Pemprov Riau, red) siap mendukung agar jati diri dan adat istiadat Riau agar lebih dikenal, untuk itu mari kita bekerja sama untuk provinsi Riau kedepan agar adat budaya melayu dapat kita tegakkan dibumi lancang kuning ini,” tegasnya.

Ia mengharapkan agar nilai budaya Melayu yang ada saat ini jangan sampai berubah meskipun telah eksis dan terkenal dikalangan masyarakat yang ada diseluruh Indonesia bahkan di negara-negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan sebagainya.

Meski nemajuan semakin pesat dan semakin eksis, pihaknya ingin nilai budaya melayu Riau jangan sampai bergeser karena ini merupakan budaya dan adat istiadatnya orang melayu di bumi lancang kuning.

“Semoga dengan adanya disnergi kita dengan semua pihak, budaya melayu Riau bisa lebih dikenal semua daerah baik di indonesia maupun negara-negara lainnya,” pungkasnya.

Ketua Dewan Pengurus Harian Himpunan Mahasiswa Melayu Riau S. Khoir dalam sambutannya, hal-hal yang melatarbelakangi didirikannya himpunan mahasiswa Melayu Riau. Pertama Yaitu faktor globalisasi yang semakin hari tidak menentu dan tidak tersaring lagi yang berdampak pada perubahan nilai-nilai adat istiadat pada anak muda, terutama pada kaum mahasiswa yang intelektual.

Maka dari itu perlu kita hadirkan suatu wadah baru untuk menjembatani antara generasi ketua dengan anak muda, sehingga nilai luhur adat bisa tidak hilang.

Faktor kedua yang melatarbelakangi berdirinya Himpunan Mahasiswa Melayu Riau adalah faktor perencanaan masa depan, yang sangat kompleks permasalahannya. Disamping dengan adanya persaingan yang sangat tinggi. Maka mahasiswa sebagai generasi muda harus memiliki pengetahuan, kecakapan, dan tentu saja tidak hanya kecakapan secara intelektual, tetapi juga harus secara sikap, komitmen dan mental.

Dan faktor ketiga adalah ke depan juga disamping kita harus memiliki pengetahuan dan teknologi, kita juga harus tetap berada pada nilai-nilai adat dan istiadat, jati diri orang Melayu, sehingga diperlukan wadah untuk kita bersatu, bersimpati dan membangun sinergitas antara generasi muda Melayu maupun mahasiswa Melayu untuk dapat saling menghargai, menghormati dan mendukung setiap upaya-upaya sepesipis dalam rangka kita memajukan masyarakat Melayu.

Harapan, dengan berdirinya dan dilantik Himpunan Mahasiswa Melayu Riau ini, kita kedepannya dapat membantu dan berguna dan bermanfaat dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di dalam elemen masyarakat Riau.

0Shares
__Posted on
April 28, 2021
__Categories
News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *