Antisipasi Sabotase,  Kelompok Tani Tenayan Indah Pasang Portal

0Shares
Dok: Kelompok Tani Tenayan Indah (KTTI) Didampingi dua Kuasa Hukum Hendra Marpuang SH dan Pandapotan Marpaung SH Memasang Portal, Ahad (20/9/20) Pagi.

HALAMANINDONESIA, COM, PEKANBARU – Dengan semangat dan kompak anggota Kelompok Tani Tenayan Indah (KTTI) memasang portal di pintu masuk lahan yang dikelola, Jalan Panglima Jinbam, Kelurahan Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Ahad  (20/9/2020) pukul 10.00 WIB.

Dok: Akses Jalan Proyek PLTG dan PLTU Tutup Sampai Batas Yang Tidak Ditentukan

Dalam pemasangan plang tersebut, kelompok tani yang diketuai Tengku Said Usman itu dihadiri dua kuasa hukum Kelompok Tenayan Indah Hendra Marpaung SH dan Pandapotan Marpaung SH.

Aksi ini dilakukan guna mengantisipasi sabotase dari orang yang tak bertanggungjawab. Sebab sejak tersiar daerah tersebut akan dibangun Kawasan Industri Tenayan (KIT), dikuatirkan lahan diserobot oleh mafia tanah.

Kuasa Hukum Kelompok Tenayan Indah Pandapotan Marpuang SH, saat dikonfirmasi mengatakan hari ini pihaknya memasang portal di depan pintu masuk lahan yang dikelola KTTI. “Pemasangan portal ini dilakukan guna mengantisipasi sabotase dari orang yang tak bertanggungjawab, seperti pembakaran lahan. Karena kalau kebakaran lahan yang terjadi, tentu kelompok tani kita yang tertuduh,” ungkap pria yang kerab disapa Panda ini, di sela-sela pemasangan portal kepada Klikmx.com, Ahad (20/9/2020).

Di samping itu kata Panda mengantisipasi kerusakan lahan, karena banyak kendaraan proyek yang melintasi di ruas jalan kelompok tani. Lanjutnya mengantisipasi penyerobotan lahan di kawasan lahan kelompok tani dengan ketua Tengku Said Usman.

“Adanya portal ini, tentu kita dengan mudah mengontrol dan mengawasi siapa yang masuk,” pungkas Panda.

Hal senada juga diungkapkan Hendra Marpaung SH. “Lahan yang dimiliki kelompok tani dengan ketua Pak Tengku Said Usman ini, dikelola sejak tahun 1980 dan memiliki SKT. Surat ini saya jamin keabsahannya,” ungkap Hendra Marpaung.

Disinggung soal pemerintah berencana akan membangun KIT, Hendra menjawab pihaknya siap membantu pemerintah. “Kita minta pemerintah, dalam hal ini Pemerintah Kota Pekanbaru berpihak lah kepada masyarakat kecil. Karena kelompok tani berjuang nasib untuk kelangsungan hidup keluarga,” tegas Hendra seraya menyebutkan siap membantu pemerintah, tentu dengan harus duduk bersama soal ganti ruginya.***

0Shares
__Posted on
September 21, 2020
__Categories
News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *