Puisi Cinta

  • Aku dan Kau
    Posted in: Sastra

    Aku, sebuah hati yang penuh luka Sudikah kau menggenggamnya? Lihat saja dulu, Lukanya tak lagi berdarah Hanya tersisah goresan-goresan kecil Yang tak dapat ku sembuhkan sendiri.. Duduklah disampingku Akan ku ceritakan pahit hidupku kemarin Dengar saja dulu, Ini hanya cerita yang ingin ku bungkus rapi Karna yang ku cari adalah kebahagiaan Mungkin dengan mu.. Kau […]

  • Puisi ; Malam
    Posted in: Sastra

    Terlalu berisik Aku benci Suara-suara itu Terlalu bising dipendengaranku Hentikan ocehan itu Hanya membuatku guram Semuanya pecah dikepalaku Kacau balau Ku tanyakan pada siapa Sedang mereka tak mau dengar Seperti ingin ku teriakkan Biar malam redupkan semuanya ==#‎SR‬==

  • Puisi ; Kamu…
    Posted in: Sastra

    Kamu.. Sebuah nafas yang menyatu didalamku Namun bagai angin yang tak dapat ku genggami Datang, lalu pergi Menyelami waktu namun tak tertinggal Ku kira senja mampu menahanmu untuk ku Namun malam mencekik memaksa merenggutmu Kau berubah dingin Tak ku kenali lagi Bagaimana akan ku pertanyakan ini Kamu Sebuah nafas yang menyatu didalamku Kamu… ==#SR==

  • Cahaya yang Hilang
    Posted in: Sastra

    Begitupun dengan hati yang berkali-kali kau jatuhkan lalu kemudian mati.. Seperti janji-janji yang kau katakan digelap malam, kau ceritakan bagai kata-kata indah yang menjadi tujuanku berjalan namun tanpa makna.. Karna kau tak seindah senja yang ku impikan, yang tak pernah kembali setelah fajar.. Kau adalah keindahan yang tumbuh ditaman lain, yang tak mungkin ku petik […]

  • Kepada Pertiwi
    Posted in: Sastra

    Dari balik punggungmu yang lugu Darah merayap, senyap berujung pada kakimu Kutukan sejak kelahiran itu Dan tangis yang begitu riuh Rahimmu pertiwi, mengepak menuju langit kelabu Dan dititip matahari kepadaku Nyalakan sunyi, Mekarkan bunga lalu ku selipkan di telingamu Aku Kamu Dan bunyi   Telah mati sebelum pada akhirnya datang mati -Fahry Samudra-

  • JELAGA
    Posted in: headline, Sastra

    Oleh ; El Akko Saat hadirmu kubaca Tiada dapat kutulis-ulang kesan itu Menderap gairahku akanmu, jauh sia-sia Ditepis ragu dan bebal yang mengkerak Berusaha segala titik indera Duduk di tepian segala harap Milikku, yang kuanggap milikku karena telah kau berikan padaku, katamu Nihil, menguap mengering-pecah Indah, kutatap ruang yang kian ringkih Dikepit pranata yang bertiwikrama, […]