Masyarakat Restorasi Menuju Pembangunan Efektif

Indonesia hari ini tumbuh sebagai bangsa yang besar dan mandiri, di isi oleh beberapa manusia yang kompetitif,efesiensi dan berjiwa pejuang untuk bangsa dan negaranya.

Dalam pembangunan yang dikawal oleh masyarakat, mengartikan bahwa keinganan untuk menjadi bangsa yang besar sudah ada dan serius untuk menangani segalah permasalahan bangsa secara bersama-sama.

Arti  kata Restorasi yakni pengembalian semula, artinya masyarakat harus berpikir tidak menjadi plagiat dari masyarakat bangsa lain, segalah urusan tentang Sosial,ekonomi,dan Budaya sudah jelas ada dan berkembang di negara Indonesia. Tak ada kata lain selain melanjutkan sesuatu yang rinci menjadi lebih kompleks khususnya pembangunan semula mulai dari awal hingga menduduki tujuan yang ingin dicapai.

Pandangan masyarakat saat ini soal restorasi sangat kurang diperhatikan, dihati masyarakat hanya memandang restorasi sebagai biyang masalah dalam pengambilan solusi pembangunan saat ini.

Bahkan masyarakat menolak untuk diperbaiki oleh pemerintah dengan pembangunan yang lebih efektif, apalagi saat ini masyarakat hanya mengerti kepentingan diri sendiri tidak melihat dari sudut pandang yang lain, bahwa restorasi di lakukakn untuk mengektifkan pembangunan menuju negara makmur dan sejahtera.

Hambatan dalam merestorasi manusia indonesia, yakni kurangnya kesadaran yang fundamental, dalam artian ini masyarakat hanya untuk mementingkan kepentingan diri sendiri atau golongan, tanpa mengikuti sebuah proses yang berjalan, logisnya pemerintah dalam menjalankan wewenang berkewajiabn untuk menjadikan seluruh masyarakat untuk tidak merasa di sampingkan atau tidak merasa di gunjingkan.

Masyarakat saat ini, hanya berpaku untuk citi-cita golongan atau pribadi tertentu, tidak berpikir bahwa di  dalam proses menuju tujuan dan cita-cita diperlukan dukungan dan dorongan dari orang lain baik itu dari golongan sendiri maupun bantuan dari masyarakat yang lain. Pemerintah dalam membangun negara ini butuh masyarakat yang ahli peduli dalam membantu pemerintah untuk mencapai tujuan pembangunan.

Memandang masyarakat sebagai agen dalam pembangunan yang kompetitif, tentunya harus ada pembaharuan yang sejalan dengan nilai-nilai dan moralitas bangsa ini. Saat ini, Presiden Republik indonesia Ir H Joko Widodo  memposisikan dirinya sebagai masyarakat biasa dan menanamkan jiwa restorasi, sebagai pemimpin beliaulah yang harus dicontoh, namun tidak adanya kesadaran yang menampar jiwa masyarakat indonesia tentunya tidak bisa dirubah dan membantu untuk pembangunan yang efektif

Kurang lebih 32 Tahun Presiden Soeharto duduk sebagai pimpinan nomor satu di negeri ini, dan menjadi orang yang paling lama duduk bekerja sebagai presiden, dalam jiwa otoriter yang melahirkan sosok soeharto menjadikan indonesia sebagai swasembeda beras terbesar di Asia dan mendapatkan penghargaan dari salah satu organisasi dibawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Bukan pekerjaan yang mudah untuk pengahargaan yang besar, dibutuhkan kesadaran dan keyakinan yang besar untuk mencapai tujuan. Pembangunan dimana-mana, kesejahteraan sudah diambang mata, dibalik runtuhnya orde baru banyak kisah yang menjadikan Soerharto sebagai bapak pembangunan.

Saat ini, kesadaran dalam bermasyarakat harus ditanamkan, Revolusi mental merupakan jalan menuju restorasi yang besar, Revolusi merupakan pembaharuan dari sesuatu yang memiliki kesalahan menjadi lebih baik.

Mental yang berjiwa nasionalisme dan berjiwa pembangunan merupakan hal yang mendukung restorasi dalam menuju pembangunan yang efektif, bangsa ini harus tetap masih harus belajar dari masa lalu, untuk melahirkan retsorasi demi pembangunan yang efektif menuju masyarakat yang sejahtera.

Manfaat dalam pembangunan yang efektif akan kita rasakan dalam berbagai sektor lini, khususnya dalam pembangunan sumber daya manasuai yang kompetitif dan efektif sehingga menjadikan indonesia sebagai manusia yang cerdas, berwibawa dan di akui oleh bangsa lain.

Penulis, Ahmad Takbir Abadi

loading...

About the author /


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *