Leang Passea, Situs Purbakala Bulukumba yang Terabaikan

BULUKUMBA, HALAMANSULSEL.COM – Tahukah anda, sebus situs purbakala berupa makam kuno ada di Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan. Tepatnya di Kampung Ara, Desa Lembanna Kecamatan Bontobahari terdapat Leang atau Gua Passea.

Leang Passea adalah sebuah salah satu situs pekuburan kuno di Sulawesi. Di dalamnya, peti-peti mati yang dahulu tergantung di dinding gua, kini berserakan tak karuan bercampur tulang-belulang dan pecahan keramik kuno.

Situs yang erat kaitannya dengan sejarah panjang orang Ara ini, kini terabaikan dan tak terurus lagi. Tak ada lagi petugas kepurbakalaan ataupun penjaga Leang Passea.

Jangankan perhatian dari pihak terkait untuk merawat situs ini, akses menuju Leang Passea saja sudah dipenuhi semak belukar. Cerita-cerita manis yang mengatakan didalam leang tersebut kita bisa mememukan banyak barang-barang kuno seperti guci, koin dan piring tinggal cerita belaka.

Peti-peti mayat, yang konon katanya dulunya tergantung, kini sudah berserakan. Dulunya berjumlah tujuh peti namun, yang bisa ditemukan saat tinggal tiga.

Leang Passea termasuk gua vertikal, dengan mulut gua tepat berada di permukaan tanah. Memiliki karakterisitik gua pantai yang sangat jarang ditemukan, perut Gua Passea juga menyimpan misteri kebudayaan orang-orang Ara di masa lalu. Hal ini dibuktikan jejeran peti-peti mati serta tulang-belulang yang bercampur-baur dengan pecahan keramik kuno di lantai gua.

Yang menariknya, tutup peti mayat yang berbentuk perahu dengan ukiran yang indah seakang melengkapi sejarah orang-orang Ara. Nama Passea sendiri berarti kepiluan, mungkin merujuk pada istana orang-orang mati.

loading...
Tagged with:     ,

About the author /


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *